32.5 C
Sumba
Wednesday, May 27, 2026
Media Resmi Keuskupan Weetebula

Tampil Percaya Diri, Anak TK Tunas Harapan Hidupkan Semangat Kartini

Must read

WEETEBULA, Gema Kawula — Puluhan anak TK Sta. Theresia Tunas Harapan Weetebula tampil percaya diri dalam perayaan Hari Raden Ajeng Kartini, 17–21 April 2026, melalui lomba mewarnai dan fashion show. Kegiatan ini menjadi sarana menanamkan keberanian dan kreativitas sejak dini.

Perayaan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut melibatkan seluruh peserta didik dari enam kelas. Rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukatif untuk memperkenalkan nilai perjuangan Kartini kepada anak-anak sejak dini.

Kegiatan diawali pada 17 April 2026 dengan lomba mewarnai. Setiap kelas mengutus dua peserta, sehingga total 12 anak ambil bagian. Anak-anak tampak antusias mengekspresikan imajinasi mereka melalui warna-warna cerah yang menghiasi gambar.

Suasana semakin semarak pada 20 April 2026 melalui lomba fashion show. Kegiatan ini terbagi dalam kategori tunggal putra, tunggal putri, dan berpasangan, dengan total 24 peserta. Satu per satu anak tampil di atas panggung dengan penuh percaya diri, disambut tepuk tangan para guru, juri, dan orang tua yang hadir.

Kepala sekolah, Sr. Emiliana ADM, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai perjuangan dan kesetaraan.
“Melalui peringatan ini, kita belajar menghargai perjuangan Kartini, sehingga anak, khususnya perempuan, semakin percaya diri untuk meraih cita-cita,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan salah satu juri lomba fashion show yang menilai keberanian anak-anak sebagai hal utama.
“Semua peserta layak disebut juara karena telah menunjukkan rasa percaya diri yang luar biasa,” katanya.

Puncak perayaan berlangsung pada 21 April 2026, bertepatan dengan Hari Kartini. Kegiatan diawali dengan upacara bendera yang dipimpin siswa kelas TK B3, dilanjutkan dengan penampilan setiap kelas yang membawakan dua lagu, yakni lagu Kartini dan lagu bertema Paskah.

Acara ditutup dengan pengumuman pemenang lomba yang disambut penuh sukacita. Anak-anak menerima hadiah dengan wajah ceria dan bangga, sebelum kembali ke kelas untuk makan siang bersama.

Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga ruang pembelajaran yang hidup—menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, serta penghargaan terhadap nilai perjuangan dan kebersamaan sejak usia dini.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article