WEELONDA, Gema Kawula — Umat Stasi St. Yoseph Weelonda, Paroki Alfonsus Maria de Liguori Kererobbo, Sumba Barat Daya, menggelar Turnamen Mini antarlingkungan di halaman gereja setempat, Kamis (23/4/2026), sebagai bagian dari rangkaian menyongsong Pesta Pelindung Stasi Santo Yoseph.
Kegiatan yang diinisiasi Dewan Stasi ini dibuka pukul 15.30 WITA dengan doa oleh Pastor Paroki RP. Jairus Nong Bora, O.Carm (Pater Jais). Seusai pembukaan, kontingen dari empat lingkungan memasuki arena pertandingan, menandai dimulainya kompetisi yang akan berlangsung selama kurang lebih 10 hari.
Sebanyak empat lingkungan terlibat, yakni Lingkungan St. Maria, St. Agnes, St. Alfonsus, dan Nabi Elia. Cabang lomba yang dipertandingkan meliputi bola voli putra dan putri, sepak bola mini ibu-ibu, serta futsal SEKAMI.
Ketua Panitia, Kristoforus Dowa Bili, menjelaskan bahwa turnamen ini menjadi momentum perdana perayaan ulang tahun stasi yang jatuh pada 1 Mei. Namun, karena bertepatan dengan hari Jumat dan awal Bulan Rosario, puncak perayaan dialihkan ke Minggu (3/5/2026).
“Ini pertama kalinya kami merayakan ulang tahun stasi. Turnamen ini menjadi bagian dari persiapan menuju pesta pelindung,” ujarnya.
Sekretaris Dewan Stasi, Yohanes Dama Lolo, menilai kegiatan ini memberi dampak positif bagi kehidupan umat. “Semangat umat mulai bangkit. Harapannya, kegiatan ini semakin memperkuat iman dan kebersamaan dalam hidup menggereja,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua Dewan Stasi, Lambertus Todo. Ia mengajak umat tidak sekadar bertanding, tetapi juga memperdalam makna persaudaraan. “Mari kita bangun persahabatan sejati, agar teladan Santo Yoseph sungguh hidup di tengah umat,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Pater Jais menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan ungkapan sukacita iman. “Ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi bagaimana umat merayakan iman dengan gembira dan penuh kebersamaan,” katanya.
Ia berharap antusiasme umat tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berbuah dalam kehidupan nyata. “Semoga semangat ini menumbuhkan nilai persaudaraan, iman, dan semangat Injili dalam hidup sehari-hari,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan akan mencapai puncaknya pada Minggu (3/5/2026) dengan Perayaan Ekaristi Pesta Santo Yoseph. Setelah perayaan ekaristi, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah, ramah tamah, dan pentas seni dari masing-masing lingkungan.

