WAIMANGGURA, GEMA KAWULA – Semangat untuk semakin mengenal, menghayati, dan mewartakan Sabda Allah bergema di Paroki Kristus Raja Waimanggura. Dalam rangka memeriahkan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) Tahun 2026, paroki tersebut menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan umat dari seluruh stasi di wilayah Paroki Kristus Raja Waimanggura.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 6 September 2026, itu dipusatkan di Aula dan Gereja Paroki Kristus Raja Waimanggura. Sejak pembukaan, suasana kegiatan dipenuhi antusiasme umat yang datang sebagai peserta maupun pendukung dari berbagai stasi.
BKSN 2026 mengusung tema besar “Yesus Guru yang Penuh Kuasa”. Melalui perayaan dan perlombaan ini, umat diharapkan tidak hanya semakin dekat dengan Kitab Suci, tetapi juga mampu menghidupi semangat misi Gereja, yakni “Satu dalam Kristus, Bersatu dalam Misi.”
Beragam mata lomba digelar dengan melibatkan hampir seluruh kelompok usia dan kategorial umat. Untuk kategori anak-anak hingga remaja, panitia menyelenggarakan lomba mazmur dan lektor tingkat SMP, kuis rohani tingkat SD dan SMP, puisi untuk kategori TK dan SD, tutur Kitab Suci bagi SD dan SMP, lagu dan gerak, lomba mewarnai gambar kudus, serta fashion show.
Sementara itu, kategori TARUK dan Orang Muda Katolik (OMK) mengikuti lomba pidato, kuis rohani, mazmur dan lektor, serta vokal solo. Tidak hanya generasi muda, keterlibatan umat dewasa dan keluarga juga mendapat tempat melalui lomba kuis rohani, mazmur dan lektor, fashion show keluarga, serta tarian tradisional kategori dewasa.
Kegiatan BKSN 2026 ini secara resmi dibuka oleh Pater Matius Selan, CSsR, selaku Pastor Paroki Kristus Raja Waimanggura.
Selain menjadi bagian dari kemeriahan Bulan Kitab Suci Nasional, kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan penting. Perlombaan ini diharapkan menjadi sarana pembinaan umat untuk membangun kerja sama dan kekompakan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membangun suatu koinonia murid-murid Kristus yang lebih nyata
Lebih dari itu, BKSN menjadi ruang pembelajaran bersama untuk memperdalam pengetahuan dan pemahaman umat tentang Kitab Suci. Dengan demikian, perlombaan tidak berhenti pada pencapaian atau kemenangan, tetapi menjadi sarana untuk membawa Sabda Allah semakin dekat dengan kehidupan umat.
Dalam sambutannya, Pater Matius Selan, CSsR, menegaskan pentingnya menjadikan kegiatan BKSN sebagai momentum untuk semakin meningkatkan keterlibatan umat dalam kehidupan menggereja.
“Saya berharap, agar keaktifan kita tidak hanya sebatas pada kegiatan perlombaan ini saja, tetapi semakin aktif dari hari ke hari dalam kehidupan menggereja,” ungkapnya.
Harapan tersebut menjadi penegasan bahwa semangat BKSN sesungguhnya tidak berhenti ketika perlombaan selesai. Perjumpaan dengan Kitab Suci diharapkan terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari, dalam keluarga, lingkungan, stasi, maupun seluruh persekutuan Gereja.
Melalui BKSN 2026, Paroki Kristus Raja Waimanggura berupaya membangun kehidupan umat yang semakin berakar pada Sabda Allah. Dari anak-anak hingga orang dewasa, seluruh umat diajak untuk mengenal Yesus sebagai Guru yang penuh kuasa, sekaligus mengambil bagian dalam perutusan Gereja.
Dengan semangat “Satu dalam Kristus, Bersatu dalam Misi,” umat Paroki Kristus Raja Waimanggura diharapkan tidak hanya tampil aktif dalam berbagai perlombaan, tetapi juga semakin bertumbuh sebagai Gereja yang hidup, gereja yang saling menguatkan, dan bersama-sama menghadirkan nilai-nilai Injil di tengah kehidupan bersama.

