WAIKABUBAK, GEMA KAWULA – Keluarga besar ALMA Puteri Regio Sumba menggelar Misa Syukur memperingati kelahiran ALMA Puteri yang ke-63, Selasa, 8 September 2026. Perayaan yang berlangsung di Biara ALMA Puteri Kaori, Waikabubak, Sumba Barat, itu dirangkaikan dengan pembaharuan kaul para suster ALMA Puteri.
Misa Syukur dipimpin oleh Romo Yustinus G. Kedi, Pr bersama Pater Jimy Wea, CSsR. Perayaan tersebut dihadiri anak-anak Bhakti Luhur, para suster dan bruder, umat lingkungan, Persaudaraan Kasih (PERKASIH), Kelompok St. Monika, serta sejumlah tamu undangan.
Mengusung tema “Cinta Kasih Membangun Dunia Baru”, perayaan HUT ke-63 ALMA Puteri juga menegaskan kembali semboyan khas ALMA, yakni “Menjangkau yang Tak Terjangkau.” Semangat tersebut menjadi dasar panggilan pelayanan ALMA, terutama dalam menjangkau dan mendampingi mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih.
Dalam homilinya, Romo Yustinus G. Kedi, Pr mengajak para suster ALMA Puteri untuk terus memancarkan wajah belas kasih Allah, khususnya dalam pelayanan kepada anak-anak berkebutuhan khusus.
Menurutnya, hati yang penuh kasih merupakan bagian dari perwujudan kasih Allah yang hadir untuk menyelamatkan manusia. Bertepatan dengan Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria yang dirayakan Gereja pada hari itu, Romo Yustinus juga mengajak para suster yang membaharui kaul untuk belajar dari teladan Bunda Maria dalam menerima kehendak Allah dengan penuh keyakinan, kerendahan hati, ketaatan, dan kesetiaan.
“Cinta kasih adalah kekuatan yang membangun masa depan, seraya menghadirkan kehidupan yang lebih manusiawi dan penuh harapan,” demikian penekanan Romo Yustinus dalam homilinya.
Sementara itu, Sr. Regina Asul Barus, ALMA, selaku Pimpinan Komunitas ALMA Puteri Waikabubak sekaligus Ketua Panti Bhakti Luhur Puteri Waikabubak, berharap karya pelayanan ALMA Puteri terus berkembang dan tetap setia pada visi serta misinya.
“Saya berharap karya ALMA Puteri semakin eksis dan tetap berdiri kokoh seturut visi dan misinya,” ungkapnya.
Ia juga berharap semakin banyak anak-anak yang dilayani dapat diberdayakan melalui berbagai karya pendampingan yang dilakukan ALMA Puteri. Selain itu, Sr. Regina mengajak semakin banyak orang untuk mengambil bagian dan memberi diri dalam karya pelayanan bersama ALMA, khususnya dalam memenuhi kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus.
“Saya berdoa dan berharap agar semakin banyak orang yang memberi diri untuk berjalan bersama ALMA di dalam memenuhi kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus,” katanya.
Perayaan HUT ke-63 ALMA Puteri kemudian ditutup dengan acara ramah tamah. Suasana syukur dan persaudaraan dilanjutkan melalui pemotongan kue ulang tahun serta makan malam bersama seluruh peserta yang hadir.
Melalui peringatan 63 tahun kelahiran ALMA, para suster di Regio Sumba kembali meneguhkan panggilannya untuk menghadirkan kasih Allah secara nyata, terutama dengan terus menjangkau mereka yang tak terjangkau, serta membangun dunia yang lebih manusiawi dan penuh harapan melalui kekuatan cinta kasih.

