28.3 C
Sumba
Tuesday, October 13, 2026
Media Resmi Keuskupan Weetebula

Ratusan Anak Ikuti Lomba Bulan Misi Dekenat Waikabubak

Must read

LAMBOYA, GEMA KAWULA — Ratusan anak dari tujuh paroki dan satu pos pelayanan mengikuti Lomba Bulan Misi Nasional tingkat Dekenat Waikabubak di Paroki Santo Agustinus Tana Malli, Lamboya, Sumba Barat, Jumat, 11 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menuju Puncak Bulan Misi Regio Gereja Nusa Tenggara yang akan digelar di Tambolaka pada Oktober 2026.

Mengusung tema “One in Christ, United in Mission” atau “Satu dalam Kristus, Bersatu dalam Misi”, kegiatan tersebut mempertemukan anak-anak, pendamping, dan pendukung dari paroki-paroki di wilayah Dekenat Waikabubak. Para peserta mengikuti lomba untuk mengembangkan pengetahuan iman, kemampuan pewartaan, seni, serta kreativitas.

Panitia bersama Pusat Pastoral (PUSPAS) Keuskupan Weetebula menggelar sejumlah cabang lomba, antara lain kuis rohani, lektor dan mazmur, peragaan busana, lagu dan gerak, vokal solo, paduan suara, pidato, debat, puisi, tarian daerah, khotbah bagi guru agama, serta pembuatan video pendek dan video kreatif.

Sekretaris Dekenat Waikabubak RD. Jerry Naisuli, yang mewakili Pastor Deken, mengapresiasi kehadiran dan keterlibatan peserta. Ia mengatakan antusiasme anak-anak dari berbagai paroki dan pos pelayanan memperlihatkan semangat kebersamaan dalam karya misi Gereja.

Direktur PUSPAS Keuskupan Weetebula Pater Simon Tenda, CSsR., mengatakan perlombaan di Lamboya bukan akhir dari rangkaian Bulan Misi. Para pemenang akan dipersiapkan Dekenat Waikabubak untuk mengikuti kegiatan tingkat Keuskupan di Paroki St. Arnoldus Jansen Tambolaka, Sumba Barat Daya.

“Kegiatan ini tidak berhenti di sini. Para pemenang akan menjadi urusan Dekenat Waikabubak untuk mengikuti Puncak Bulan Misi nanti”, ujarnya.

Para peserta dari Dekenat Waikabubak nantinya akan bergabung dengan peserta dari Dekenat Waingapu, Sumba Timur, lalu menuju lokasi utama kegiatan di Tambolaka. Pertemuan itu juga akan dihadiri para Direktur Diosesan Karya Misi Kepausan Indonesia se-Nusa Tenggara.

Direktur Diosesan Karya Misi Kepausan Indonesia Keuskupan Weetebula RD. Ferdinandus Gato Ma menyampaikan selamat kepada para pemenang. Namun, ia menegaskan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan puncak tidak hanya diperuntukkan bagi peserta yang meraih juara.

“Kepada yang belum berkesempatan menjadi juara, PUSPAS Keuskupan Weetebula akan memastikan keterwakilan setiap paroki dalam keuskupan untuk hadir dalam kegiatan Puncak Bulan Misi,” kata RD. Ferdinandus.

Keuskupan Weetebula menjadi tuan rumah Puncak Bulan Misi pada Oktober 2026. Paroki St. Arnoldus Jansen Tambolaka ditetapkan sebagai lokasi utama kegiatan tersebut.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article