32.6 C
Sumba
Saturday, April 4, 2026
Media Resmi Keuskupan Weetebula

TARUK Resmi Lahir, Keuskupan Weetebula Perkuat Formasi Iman Remaja SMA

Must read

Weetebula, Gema Kawula – Hari kedua Sidang Evaluasi dan Penyusunan Program Kerja Paroki, Komisi, Lembaga Keuskupan Weetebula ditandai dengan momentum penting bagi pelayanan orang muda. Keuskupan secara resmi meresmikan pembentukan kelompok kategorial Taruna Muda Katolik (Taruk) melalui Surat Keputusan Uskup, Rabu (18/3/2026).

Peresmian diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Uskup Keuskupan Weetebula Nomor: 018/KW/III/2026 di hadapan peserta sidang yang terdiri dari para imam, biarawan-biarawati, serta perwakilan umat dari berbagai paroki.

Dalam dokumen tersebut ditegaskan bahwa pembentukan Taruk dilatarbelakangi oleh kebutuhan pastoral untuk menjembatani kesenjangan pembinaan iman antara kelompok usia Sekolah Menengah Atas (SMA) dan kelompok orang muda pada jenjang yang lebih tinggi.

Romo Sekjen Keuskupan Weetebula membacakan Surat Keputuan Pembentukan Kelompok Kategorial TARUK

Uskup Keuskupan Weetebula, Edmund Woga, dalam keputusan tersebut menilai bahwa perbedaan usia, kondisi psikologis, pengalaman, dan tingkat pengetahuan menuntut pendekatan pendampingan yang lebih khusus dan terarah.

“Pendampingan yang sesuai dengan jenjang perkembangan akan membantu orang muda mengekspresikan diri sekaligus mengembangkan potensi dan bakat yang mereka miliki,” demikian salah satu pertimbangan dalam Surat Keputusan tersebut.

Keputusan ini juga mengacu pada ketentuan dalam Kitab Hukum Kanonik, khususnya Kanon 769 dan Kanon 1063, serta merupakan hasil dari pertimbangan dalam Sidang Evaluasi Tahunan Keuskupan pada 16–17 Maret 2026.

Melalui keputusan ini, Keuskupan menetapkan bahwa kelompok Taruna Muda Katolik mencakup seluruh orang muda Katolik pada jenjang pendidikan SMA. Selain itu, setiap paroki dan kuasi paroki didorong untuk membentuk kelompok Taruk sebagai bagian dari pelayanan pastoral yang berkelanjutan.

Surat keputusan tersebut mulai berlaku efektif pada 18 Maret 2026 dan ditutup dengan penandatanganan resmi oleh Uskup.

Acara peresmian dilanjutkan dengan sesi penandatanganan dokumen Surat Keputusan, yang menjadi tanda komitmen bersama untuk mengembangkan pelayanan orang muda secara lebih terarah di Keuskupan Weetebula.

Momentum ini menegaskan arah baru pelayanan Gereja dalam mendampingi generasi muda, khususnya pada fase penting pembentukan jati diri di usia remaja.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article