32.5 C
Sumba
Thursday, May 28, 2026
Media Resmi Keuskupan Weetebula

Dari Kisah Nyata, Sekami–Taruk Puukabo Menentukan Arah Masa Depan

Must read

PUUKABO, Gema Kawula — Sekitar 80 peserta Sekami dan Taruk Stasi St. Yohanes Pembaptis Puukabo mengikuti kegiatan Sharing Panggilan bertema “Langkah Dalam Panggilan”, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan dalam rangka Minggu Panggilan Sedunia ke-63 itu menghadirkan narasumber lintas profesi untuk membantu peserta mengenal arah hidup sejak dini.

Kegiatan yang digagas Pembina Taruk, Elmi Bay, berlangsung di Stasi Puukabo. Para peserta diajak mendengarkan langsung pengalaman panggilan hidup dari rohaniwan maupun kalangan profesional.

Hadir sebagai narasumber dari kalangan Gereja RD Kanisius Mario Kurniawan Tolang dan Sr. Yolenta Wea, SCMM. Sementara dari profesi umum, tampil Andre Muja (polisi), dr. Keren Marthen (dokter), Ivany Erlin Kambalu (bidan), dan Katarina Jama Nuna (guru).

Dalam sesi berbagi, para narasumber mengisahkan perjalanan panggilan mereka—mulai dari momen awal merasa terpanggil, tantangan yang dihadapi, hingga alasan tetap setia menjalani pilihan hidup. Mereka menegaskan bahwa panggilan tidak semata soal profesi, melainkan keberanian mendengarkan suara Tuhan dan setia menjalaninya.

Selain itu, para narasumber mendorong peserta untuk berani bermimpi dan tidak takut melangkah dalam proses menemukan panggilan hidup masing-masing.

Salah satu peserta, Petrus Heru Winarto, mengaku kegiatan tersebut memberi kesan mendalam. “Kegiatan ini sangat bermakna. Saya jadi lebih memahami arti panggilan hidup, khususnya untuk melayani Tuhan dan sesama dengan tulus,” ujarnya. Ia menambahkan, suasana kebersamaan dan inspirasi yang terbangun selama kegiatan menumbuhkan semangat untuk memperdalam iman dan menentukan arah hidup ke depan.

Elmi Bay berharap kegiatan ini membantu peserta semakin terbuka dan berani menata masa depan. “Kami ingin mereka tidak takut bermimpi dan mulai melangkah sejak sekarang,” katanya.

Ketua Stasi Puukabo, Stevanus Kasimun, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai Sharing Panggilan menjadi sarana penting dalam membangun iman sekaligus karakter generasi muda. “Kegiatan seperti ini perlu terus didukung karena memberi arah yang jelas bagi anak-anak dalam menjalani hidup,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihak stasi akan terus mendorong berbagai kegiatan pembinaan yang berdampak positif bagi perkembangan iman dan kepribadian kaum muda di lingkungan Gereja.



- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article