29.6 C
Sumba
Thursday, May 28, 2026
Media Resmi Keuskupan Weetebula

Menuju Puncak Pesta Pelindung, Umat Weelonda Kompak Matangkan Persiapan

Must read

WEELONDA, Gema Kawula — Menjelang puncak Pesta Pelindung Stasi Santo Yoseph Pekerja pada 3 Mei mendatang, panitia bersama umat Stasi Weelonda, Paroki St. Alfonsus De Legouri Kererobbo mematangkan seluruh persiapan melalui rapat koordinasi lintas seksi yang digelar di gereja setempat, Minggu (26/4/2026). Rapat ini menjadi langkah strategis untuk memastikan rangkaian kegiatan berjalan terarah, kompak, dan melibatkan seluruh unsur umat.

Rapat yang berlangsung usai Misa pukul 09.00 WITA itu dihadiri Dewan Stasi, para ketua lingkungan dan basis, pengurus Orang Muda Katolik (OMK), Legio Maria, panitia perayaan, hingga para wasit pertandingan voli putra-putri, futsal, dan sepak bola ibu-ibu.

Ketua Panitia, Kristoforus Dowa Bili, melalui undangan resmi yang ditandatangani Sekretaris Panitia Yohanes Dama Lolo, menegaskan pentingnya pertemuan ini untuk menyatukan langkah menjelang hari puncak. Selain membahas kelanjutan pertandingan, rapat juga difokuskan pada pemantapan seluruh persiapan liturgi dan resepsi.

“Kita adalah satu keluarga besar dalam stasi ini. Semangat kebersamaan harus diutamakan supaya kita bisa menikmati puncak pesta pelindung pada 3 Mei nanti,” ujar Kristoforus.

Ketua Dewan Stasi Weelonda, Lambertus Todo, menambahkan bahwa rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana menghidupkan dinamika iman umat.

“Saya ingin suasana gereja benar-benar hidup. Kegiatan ini harus menjadi karya nyata dari setiap lingkungan dan basis untuk mendekati umat dengan cara yang baik,” katanya.

Dalam rapat tersebut, panitia membahas tiga agenda utama, yakni laporan keuangan dan kontribusi konsumsi, kelanjutan pertandingan beserta hadiah kejuaraan, serta pemantapan resepsi pada acara puncak.

Panitia menilai koordinasi lintas seksi ini penting untuk memastikan perayaan Pesta Pelindung Stasi Santo Yoseph Pekerja—yang dirayakan secara perdana—dapat berlangsung dengan tertib, kolaboratif, dan berakar pada semangat iman umat.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article