{"id":1496,"date":"2026-05-09T15:12:07","date_gmt":"2026-05-09T15:12:07","guid":{"rendered":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/?p=1496"},"modified":"2026-05-09T15:12:07","modified_gmt":"2026-05-09T15:12:07","slug":"tuhan-tidak-pernah-diam-kesaksian-mama-aska-warnai-rekoleksi-ibu-ibu-katedral","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/2026\/05\/09\/tuhan-tidak-pernah-diam-kesaksian-mama-aska-warnai-rekoleksi-ibu-ibu-katedral\/","title":{"rendered":"Tuhan Tidak Pernah Diam\u201d, Kesaksian Mama Aska Warnai Rekoleksi Ibu-Ibu Katedral"},"content":{"rendered":"<p><strong>WEETEBULA, Gema Kawula \u2014<\/strong> Kesaksian seorang ibu tentang kasih yang bertahan di tengah pergumulan menjadi pembuka yang menggugah dalam rekoleksi ibu-ibu Paroki Katedral Roh Kudus Weetebula, Jumat (8\/5\/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lingkungan St. Paulus itu diikuti sekitar 150 peserta dan dihadiri para pengurus lingkungan, mulai dari ketua, wakil, hingga bendahara.<\/p>\n<p data-start=\"385\" data-end=\"642\">Rekoleksi diawali dengan sharing dari Ira, ibu dari seorang anak difabel bernama Aska. Dengan suara bergetar namun penuh iman, ia menegaskan bahwa panggilannya sebagai ibu bagi anak \u201cistimewa\u201d justru membukakan jalan untuk menemukan kasih dan rencana Tuhan.<\/p>\n<p data-start=\"644\" data-end=\"914\">\u201cKetika Tuhan memilih saya menjadi mama bagi anak istimewa, saya menemukan bahwa Tuhan tidak pernah diam,\u201d ujarnya. Ia menceritakan bagaimana Tuhan bekerja melalui tangan dokter dan perawat, serta melalui doa keluarga, sehingga Aska dapat bertahan hidup hingga hari ini.<\/p>\n<p data-start=\"916\" data-end=\"1147\">Bagi Ira, kebahagiaan kini tidak lagi diukur dari kesempurnaan, melainkan dari hal sederhana namun penuh makna. \u201cSatu tahap baru yang membahagiakan adalah ketika Aska bisa memanggil saya: Mama,\u201d katanya, disambut haru para peserta.<\/p>\n<p data-start=\"1149\" data-end=\"1319\">Ia pun mengajak para ibu untuk belajar dari Bunda Maria\u2014tentang kasih, kesetiaan, dan ketekunan dalam merawat kehidupan yang dipercayakan Tuhan.<\/p>\n<p data-start=\"1321\" data-end=\"1658\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-1498\" src=\"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.40-1024x768.jpeg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"522\" srcset=\"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.40-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.40-300x225.jpeg 300w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.40-768x576.jpeg 768w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.40-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.40-560x420.jpeg 560w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.40-80x60.jpeg 80w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.40-150x113.jpeg 150w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.40-696x522.jpeg 696w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.40-1068x801.jpeg 1068w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.40-1920x1440.jpeg 1920w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.40.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/>Setelah sesi sharing, kegiatan dilanjutkan dengan rekoleksi yang dibawakan RD Titus Djago bertema <em data-start=\"1393\" data-end=\"1430\">\u201cBunda Maria dalam Gereja Katolik.\u201d<\/em> Dalam pemaparannya, ia menegaskan pentingnya pemahaman yang benar tentang Bunda Maria agar umat tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang bertentangan dengan iman Katolik.<\/p>\n<p data-start=\"1603\" data-end=\"1895\">Menurutnya, Bunda Maria bukan hanya sosok yang dihormati, tetapi juga teladan hidup beriman bagi setiap keluarga Katolik. Para ibu diajak meneladani kerendahan hati Maria, penyerahan diri kepada kehendak Tuhan, serta keberaniannya untuk tetap percaya bahkan dalam situasi yang sulit dipahami.<\/p>\n<p>Ketua Lingkungan St. Paulus dalam sambutannya mengakui bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman pertama yang menantang bagi pengurus. \u201cAwalnya saya cukup cuek, tetapi akhirnya kami harus putar otak karena setelah misa masih ada rangkaian acara lain. Ini menuntut kami untuk memberi diri dan hati dengan penuh tanggung jawab,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p data-start=\"2217\" data-end=\"2346\">Namun ia bersyukur karena kebersamaan para ibu dan kerja sama dengan pengurus membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.<\/p>\n<p data-start=\"2348\" data-end=\"2564\">Sementara itu, Wakil Ketua Lingkungan, Bapa Ito, mengatakan rekoleksi tersebut membantu para ibu memahami makna kehadiran Bunda Maria dalam kehidupan keluarga. Sekaligus, kegiatan itu menjadi ajakan bagi ibu-ibu di lingkungan untuk meneladani sikap hidup Bunda Maria dalam keseharian.<\/p>\n<p data-start=\"297\" data-end=\"535\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Ia juga mengaku terkesan dengan antusiasme peserta yang hadir. Menurutnya, jumlah ibu-ibu yang mengikuti rekoleksi sangat banyak dan mereka menunjukkan semangat besar untuk kembali mengulangi serta mendalami materi yang telah disampaikan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-1497\" src=\"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.41-e1778339508974-963x1024.jpeg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"740\" srcset=\"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.41-e1778339508974-963x1024.jpeg 963w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.41-e1778339508974-282x300.jpeg 282w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.41-e1778339508974-768x817.jpeg 768w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.41-e1778339508974-1445x1536.jpeg 1445w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.41-e1778339508974-395x420.jpeg 395w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.41-e1778339508974-150x159.jpeg 150w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.41-e1778339508974-300x319.jpeg 300w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.41-e1778339508974-696x740.jpeg 696w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.41-e1778339508974-1068x1136.jpeg 1068w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-09-at-23.08.41-e1778339508974.jpeg 1580w\" sizes=\"(max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/>Kegiatan mencapai puncaknya dalam Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh RD. Titus Djago bersama RD. Evan Riba. Dalam suasana khidmat, para peserta diajak memaknai kembali panggilan sebagai ibu dalam terang iman.<\/p>\n<p data-start=\"2788\" data-end=\"2968\">Rekoleksi malam itu meninggalkan kesan mendalam. Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran yang melimpah serta kesiapan mereka untuk menghidupi kembali materi yang telah diterima.<\/p>\n<p data-start=\"2970\" data-end=\"3184\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Persatuan, doa, dan teladan Bunda Maria menjadi benang merah yang mengikat seluruh rangkaian kegiatan\u2014sekaligus menjadi kekuatan bagi para ibu untuk terus setia dalam panggilan mereka di tengah keluarga dan Gereja.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WEETEBULA, Gema Kawula \u2014 Kesaksian seorang ibu tentang kasih yang bertahan di tengah pergumulan menjadi pembuka yang menggugah dalam rekoleksi ibu-ibu Paroki Katedral Roh Kudus Weetebula, Jumat (8\/5\/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lingkungan St. Paulus itu diikuti sekitar 150 peserta dan dihadiri para pengurus lingkungan, mulai dari ketua, wakil, hingga bendahara. Rekoleksi diawali dengan sharing [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":1499,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[569,351,399,156,531,205,89,568,328],"class_list":["post-1496","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-kategorial","tag-anak-difabel","tag-bunda-maria","tag-gema-kawula","tag-ibu-ibu-paroki","tag-nusa-tenggara-timur","tag-paroki-katedral-roh-kudus-weetebula","tag-pembinaan-iman","tag-rekoleksi-ibu-ibu","tag-sumba-barat-daya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1496","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1496"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1496\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1500,"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1496\/revisions\/1500"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1499"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1496"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1496"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1496"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}