{"id":1,"date":"2025-09-03T14:24:15","date_gmt":"2025-09-03T14:24:15","guid":{"rendered":"http:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/?p=1"},"modified":"2025-09-03T14:44:38","modified_gmt":"2025-09-03T14:44:38","slug":"hello-world","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/2025\/09\/03\/hello-world\/","title":{"rendered":"412 Umat di Tambolaka Terima Sakramen Krisma, Iman Diteguhkan, Perutusan Dimulai"},"content":{"rendered":"\n<p>Suasana haru dan sukacita menyelimuti Gereja Paroki St. Arnoldus Janssen, Tambolaka, akhir pekan lalu. Sebanyak 412 umat Katolik\u2014berasal dari pusat paroki dan tujuh stasi\u2014menerima Sakramen Krisma dalam Perayaan Ekaristi yang berlangsung meriah sekaligus khidmat.<\/p>\n\n\n\n<p>Misa kudus itu dipimpin langsung oleh Uskup Weetebula, Mgr. Edmund Woga, CSsR. Kehadirannya bukan sekadar memimpin liturgi, melainkan juga meneguhkan iman umat yang telah lama bersiap menerima salah satu sakramen penting dalam Gereja Katolik. \u201cKetika Roh Kudus tinggal di antara kita, kita ditugaskan mengumpulkan harta surgawi: kebaikan, cinta kasih, penghargaan atas hidup sesama, serta kepedulian terhadap mereka yang berkekurangan,\u201d ujar Uskup Edmund dalam homilinya, mengingatkan bahwa tanda kehadiran Roh Kudus adalah buah-buah kebaikan yang nyata.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum tiba di hari bersejarah itu, para calon penerima Krisma menjalani masa katekese dan pendampingan rohani di masing-masing stasi. Persiapan panjang ini menjadi bagian dari program pastoral Keuskupan Weetebula yang menekankan pendewasaan iman, khususnya bagi kaum muda.<\/p>\n\n\n\n<p>Di hadapan ribuan umat yang memenuhi gereja, Uskup Edmund juga menegaskan kembali kehendak Tuhan yang mempersatukan seluruh umat dalam Gereja-Nya. \u201cKita dipanggil berjalan bersama sebagai satu tubuh Kristus, saling membantu, saling menopang,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastor Paroki, Pater Ferdinandus Ganti, SVD, menyampaikan proficiat kepada seluruh penerima Krisma. Ia berharap sakramen ini menjadi tonggak pertumbuhan iman yang matang dan terlibat. \u201cHarapan saya, semoga ke depan mereka menjadi umat Kristus yang aktif, taat, dan berani memberi kesaksian tentang Kristus, baik di dalam Gereja maupun di tengah masyarakat,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Perayaan yang berlangsung penuh sukacita itu tak hanya menandai penerimaan sakramen, melainkan juga momentum penting bagi Paroki Arnoldus Janssen Tambolaka. Sebuah pengingat bahwa iman yang diteguhkan adalah undangan untuk melangkah, bersaksi, dan menjadi garam serta terang di tengah dunia.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250803-WA0019-1024x768.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-14\" srcset=\"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250803-WA0019-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250803-WA0019-300x225.jpg 300w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250803-WA0019-768x576.jpg 768w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250803-WA0019-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250803-WA0019.jpg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suasana haru dan sukacita menyelimuti Gereja Paroki St. Arnoldus Janssen, Tambolaka, akhir pekan lalu. Sebanyak 412 umat Katolik\u2014berasal dari pusat paroki dan tujuh stasi\u2014menerima Sakramen Krisma dalam Perayaan Ekaristi yang berlangsung meriah sekaligus khidmat. Misa kudus itu dipimpin langsung oleh Uskup Weetebula, Mgr. Edmund Woga, CSsR. Kehadirannya bukan sekadar memimpin liturgi, melainkan juga meneguhkan iman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-1","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita-komisi"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15,"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1\/revisions\/15"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanweetebula.org\/gema\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}