Bondo Kodi, Gema Kawula – Memasuki Minggu Sengsara pertama, berbagai kegiatan pembinaan iman umat terus digiatkan di tingkat kelompok kategorial, sejalan dengan arah reksa pastoral Keuskupan yang menekankan pertumbuhan iman dan kemandirian umat.
Sebanyak 120 Orang Muda Katolik (OMK) mengikuti kegiatan rekoleksi dan pengakuan dosa di Stasi Mareha, Paroki Sta. Elisabeth Bondo Kodi, Senin (23/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menyambut Hari Raya Paskah sekaligus upaya menumbuhkan iman sejak usia muda.

Rekoleksi dipimpin oleh Rm. Yosep Dondo, Pr dengan mengangkat tema “Bangkit sebagai Agen Perubahan, OMK Menjadi Saksi Pengharapan.” Dalam refleksinya, ia mengajak kaum muda untuk berani bangkit dari keterpurukan, terinspirasi dari kisah kebangkitan Lazarus.
“Orang muda harus berani keluar dari ‘kubur-kubur’ yang membelenggu—baik itu kebiasaan buruk, rasa takut, maupun sikap apatis—dan mulai hidup sebagai pribadi yang baru,” ujarnya.
Setelah rekoleksi, kegiatan dilanjutkan dengan penerimaan Sakramen Tobat bagi OMK dan sebagian umat. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Rm. Ardy Loba, Pr.
Ketua panitia, Fr. Erno, menegaskan pentingnya peran kaum muda sebagai agen perubahan dalam kehidupan menggereja dan masyarakat. Menurutnya, perubahan harus dimulai dari diri sendiri sebelum berdampak lebih luas.
“Orang muda bukan sekadar angka dalam statistik Gereja, melainkan penggerak utama misi. Dari merekalah harapan Gereja dan masyarakat ditumbuhkan,” katanya.
Kegiatan ini diharapkan mampu meneguhkan komitmen OMK untuk hidup dalam semangat Injil, membawa sukacita, serta menjadi tanda harapan di tengah tantangan zaman.
Dengan semangat Ad Maiorem Dei Gloriam, orang muda diajak untuk terus melangkah, bertumbuh dalam iman, dan menghadirkan kemuliaan Tuhan melalui kehidupan sehari-hari.
Kontributor:
Rm. Ardi Loba, Pr
Pastor Rekan Paroki Sta. Elisabet Bondo Kodi

